Monday, January 05, 2015

Kekuatan Musik Untuk Perkembangan Anak

Bunda, menurut penelitian yang dilakukan oleh para ahli, musik memiliki pengaruh yang besar dan manfaat untuk perkembangan otak anak serta pertumbuhannya. Seorang anak yang mendengarkan musik lebih sering dan mampu bermain alat musik akan menemukan manfaat yang begitu tinggi, baik bagi ia saat ini ataupun di masa mendatang. 

Musik adalah kemampuan inheren pada anak. Bahkan bayi di bawah dua tahun dapat merespon musik. Bayi dapat bergerak mengikuti irama. "Masing-masing aspek (musik) memiliki dampak tersendiri. Secara menyeluruh, musik mempunyai dampak kognitif dan afektif bagi individu." Jelas Monty Satiadarma, seorang psikolog klinis dan pengajar di Universitas Tarumanegara. Maka tak ada salahnya Bunda menjadikan musik sebagai teman sehari-hari dalam merawat anak.

Berikut ini beberapa manfaat musik dalam tumbuh kembang anak:

1. Membantu Perkembangan Otak
Sebuah studi menunjukan bahwa musik memiliki kekuatan untuk mengembangkan otak. Musik juga melatih daerah di otak yang terlibat dengan fokus dan perhatian. Mendengarkan musik, terutama jeda antara gerakan, mengaktifkan kemampuan otak untuk perhatian dan antisipasi.

2. Membuat Konsentrasi Lebih Baik
Ketika anak bermain musik, maka mereka diajak untuk berkonsentrasi terhadap nada dan permainan musik yang ada. Hal ini akan membawa dampak positif bagi perkembangan mereka dalam menyelesaikan masalah, proses belajar dan ketika melakukan aktivitas yang cukup sulit. Mereka mampu berkonsentrasi secara penuh dalam waktu lama yang pada akhirnya menghasilkan penyelesaian lebih baik kedepannya.

3. Meningkatkan Kemampuan Membaca Anak
Pelatihan musik secara langsung terkait dengan kemampuan verbal seseorang. Area di otak diaktifkan dengan musik juga mempertajam kemampuan seorang anak untuk memproses peristiwa saraf di depan mata, suara dan pidato. Melatih musik lebih awal dapat membantu anak-anak mengembangkan kemampuan membaca dan kemampuan verbal.

4. Meningkatkan Memori dan Kecerdasaan Emosi
Beberapa jenis musik klasik, seperti Mozart mengaktifkan kedua bagian otak – kiri dan kanan. Tindakan simultan ditemukan untuk memaksimalkan pembelajaran dan penyimpanan informasi. Pelatihan musik juga mempertajam kemampuan seseorang untuk mengenali emosi dalam suara. Hal ini juga membantu anak mengembangkan fleksibilitas yang lebih besar dalam menanggapi orang dan situasi.

5. Mengurangi Stress dan Depresi 
"When words fail, musik speaks" adalah salah satu kutipan yang paling terkenal yang berarti, ketika tidak ada lagi kata-kata, musik berbicara. Kutipan ini mempunyai pesan yang kuat yaitu ketika seseorang mengalami stress, depresi atau kegagalan akan sesuatu, musik dapat memberikan dorongan dan mengubah suasana hati menjadi lebih baik dan menuju ke arah yang lebih positif.

Illustrasi : Shutterstock.com
Inspirasi : http://goo.gl/bWo5pa - http://goo.gl/SPMDY6