Sunday, March 2, 2014

10 Fakta Tentang Susu yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Susu mengandung seluruh kebaikan gizi untuk pertumbuhan anak? Ini sudah biasa. Susu dapat menetralisir racun? Ini sudah biasa. Anak yang minum susu secara teratur terbukti lebih cerdas? Ini pun sudah biasa. Tetapi, tahukah Anda kalau orang Indonesia baru mengenal susu pada abad 18 saat dijajah oleh Belanda? Tulisan ini akan berbagi 10 fakta mengenai susu yang mungkin terlewatkan dan belum Anda ketahui.

  1. Rata-rata konsumsi susu per kapita orang Indonesia adalah 12 liter/tahun, berbeda dari Irlandia yang mencatat angka 117 liter/tahun (Kementerian Pertanian, 2013).
  2. Di Indonesia, jumlah sapi perah hanya 600 ribu ekor, sementara jumlah sapi potong mencapai 16 juta ekor (Dirjen Peternakan, 2013).
  3. Susu Pasteurisasi dikenal berkat jasa ilmuwan Louis Pasteur. Tetapi, 20 tahun sebelum mengembangkan susu Pasteurisasi, ia telah terlebih dahulu mengembangkan bir Pasteurisasi.
  4. Proses memerah sapi pertama kali ditemukan pada pahatan batu dalam budaya Mesir kuno, sekitar tahun 3.100 SM.
  5. Istri kedua dari Kaisar Romawi, Nero, yang bernama Poppaea Sabina, memelihara 500 ekor keledai sebagai sumber susu untuk kebutuhan mandinya. Sementara itu, Cleopatra dari Mesir memelihara 700 ekor keledai untuk bisa mandi susu setiap hari.
  6. Pada tahun 1275, Marco Polo melaporkan bahwa orang Mongol sudah mulai meminum susu bubuk.
  7. Gail Borden, pria asal New York, merupakan pemegang hak paten atas susu kental pada tahun 1856.
  8. Sampai abad 19, dalam bahasa Jerman dan Latin tidak dikenal istilah "minum susu". Yang mereka tahu hanyalah "makan susu" karena saat itu susu dikonsumsi dengan cara dibuat menjadi keju lembut.
  9. Susu yang dikemas dalam karton baru dikenal pada tahun 1950an.
  10. Pada tahun 2007, Chitoshi Nakahara dari Jepang membuat bir dari susu karena terjadi kelebihan produksi susu di Jepang.
Sumber: http://milk.procon.org