Monday, November 25, 2013

Zat Besi Penting untuk Kebutuhan Gizi Anak

Fakta menyebutkan bahwa sekitar 47 persen anak Indonesia menderita anemia atau kurang darah, hal ini sebagian besar dikarenakan kurangnya asupan zat besi yang seharusnya dibutuhkan anak-anak pada masa pertumbuhan.
Akibat umum yang biasa diderita jika kekurangan zat besi adalah anemia defisiensi besi (ADB). ADB menjadi masalah kesehatan yang sering ditemui pada anak-anak Indonesia. Diperlukan perhatian khusus dari orangtua, dikarenakan kekurangan zat besi dapat terjadi tanpa terlihat gejala seperti pucat atau lemah. Jika terus berlanjut bukan tidak mungkin akan menggangu daya kognitif anak.
Orangtua perlu untuk lebih mengontrol pola makan sang anak dengan menambahkan asupan zat besi pada menu m akanannya. Jenis-jenis makanan yang mengandung zat besi misalnya seperti sayur bayam, kentang, dan telur. 
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memberikan rekomendasi dalam pemberian asupan zat besi untuk semua anak:
Usia Dosis Lama Pemberian
Bayi berat lahir rendah < 2500gr 3mg/kgBB/hari Usia 1 bulan sampai 2 tahun, tiap hari
Bayi cukup bulan 2mg/kgBB/hari Usia 4 bulan sampai 2 tahun, tiap hari
2-5 tahun 1mg/kgBB/hari 2x/minggu selama 3 bulan berturut-turut.
>5-12 tahun 1mg/kgBB/hari 2x/minggu selama 3 bulan berturut-turut.
12-18 tahun 60mg/hari 2x/minggu 3 bulan

Sumber Artikel : 
http://www.anakku.net/pentingnya-zat-besi-untuk-si-kecil.html
Sumber foto : GettyImages.com