Saturday, November 1, 2014

Manfaat Sarapan Untuk Perkembangan Anak

Kurangnya waktu saat (di) pagi hari tentu membuat segala kegiatan menjadi terburu-buru bagi Bunda yang sudah memiliki anak diusia sekolah serta Sobat Milku yang sudah memasuki dunia sekolah, salah satunya adalah melewatkan sarapan untuk anak sebelum berangkat ke sekolah. Padahal sarapan memiliki manfaat dan peranan penting untuk perkembangan dan pertumbuhan anak.

Sarapan bagi anak ternyata mempengaruhi prestasi belajar anak di sekolah. (menurut Ronald E Kleinman yang merupakan dokter bla bla) "Secara rata-rata anak yang tidak pernah sarapan memiliki daya pikir dan kemampuan mengingat yang lebih rendah dibandingkan mereka yang makan setiap pagi." ujar Ronald E. Kleinman, M.D., dokter spesialis gastroenterology anak serta pakar nutrisi yang mengajar di Harvard University, Amerika.

Perlu diketahui juga oleh Bunda bahwa sarapan pagi yang dilakukan sebelum jam 9 pagi akan mampu memenuhi kebutuhan gizi anak 15 hingga 30 persen. Karena pentingnya pemenuhan gizi ini maka sarapan pagi tidak boleh disepelekan untuk menunjang perkembangan dan pertumbuhan Sobat Milku. 
Berikut ini adalah beberapa manfaat sarapan untuk anak:

1. Membuat Tubuh Lebih Kuat
Tentunya anak yang jarang sarapan akan sangat rentang mengalami penurunan stamina fisik lemah terutama bagi yang sudah bersekolah. Tidak melakukan sarapan pagi bisa menyebabkan tubuh menjadi lemas dikarenakan kosongnya perut sehingga tidak memiliki tenaga untuk beraktivitas.

2. Menjaga Kesehatan
Dengan sarapan yang bergizi akan mampu menjaga kekebalan tubuh sehingga tidak akan mudah terserang penyakit. Lemahnya imunitas tubuh bisa saja disebabkan karena pemenuhan gizi yang tidak terpenuhi dengan baik terutama ketika pagi hari.

3. Meningkatkan Daya Konsentrasi
Karena energi yang dibutuhkan sudah tercukupi melalui sarapan pagi makan akan membuat daya konsentrasi menjadi lebih kuat. Daya konsentrasi yang baik akan membuat hasil pembelajaran menjadi optimal dan maksimal.

4. Mencegah Resiko Obesitas Pada Anak
Anak yang melewatkan sarapan setiap pagi cenderung akan merasakan kelaparan sepanjang hari, lalu makan dalam porsi besar pada jadwal makan siang dan malam. Mereka juga cenderung akan lebih banyak mengemil makanan yang tidak sehat, seperti permen, coklat dan gorengan untuk mengatasi rasa lapar sehingga membuat nafsu makan tidak terkendali dan resiko obesitas akan terjadi.

5. Budaya Hidup Sehat
Dengan membiasakan sarapan akan melatih budaya hidup sehat terutama untuk Sobat Milku. Kebiasaan baik ini diharapakan akan terus berlanjut hingga anak berusia dewasa dan akhirnya berkeluarga. Dengan kebiasaan sehat ini tentunya akan meminimalkan anak untuk jajan sembarangan dikarenakan perut sudah merasa kenyang.

Illustrasi : Shutterstock.com
Inspirasi : http://goo.gl/RFzZAl & http://goo.gl/cKvEQI